Ozoneaudio’s Weblog











{Februari 20, 2008}   Tips Merawat “Si Botak”

Summary ratings: 3 stars (xx voters)

Sejalan dengan pertambahan usia, Anda butuh waktu lebih lama untuk
mendapatkan ereksi dan memerlukan rangsangan baik fisik maupun psikologis lebih
banyak untuk mempertahankannya. Justru orang yang menjadi cemas ketika merasa bahwa
ereksinya tak stabil secara psikologis akan menjadi impoten. Itu karena is
tidak bisa menerima bahwa jasmaninya bertambah tua,” ungkap Roger
Crenshaw, M.D., seorang psikiater dan spesialis terapi seks asal California.. Di
saat usia dua puluh tahunan, mencapai ereksi adalah
soal mudah. Namun saat usia merayap mendekati 40, hasrat seksual dan
kemampuan penis Anda takkan sebaik sebelumnya. Jadi tak mengherankan bila
siapa pun jadi cemas dan tertekan, karena kini Anda berpeluang bergabung
dengan puluhan juta lelaki lain yang oleh dokter divonis mengidap
impotensi. Artinya, mereka tak bisa mencapai atau mempertahankan ereksi
yang cukup untuk bersanggama sampai 75 persen dari seluruh kesempatan yang ada.
“Banyak pria yang lebih mampu mengatasi kehilangan sebelah kaki daripada
mengatasi impotensi,” tutur Dr. Crenshaw. Pengobatan, konsumsi alkohol, merokok dan
faktor-faktor psikologis seperti depresi, stres, dan kecemasan dalam pekerjaan
dapat memperumit masalah. Yang menjadi inti dalam hal ini adalah bahwa apa pun
yang menghentikan aliran darah ke penis Anda akan memperkecil peluang Anda
untuk mendapatkan ereksi. Jadi rawatlah Mr. P Anda sebaik-baiknya. dan
ikutilah beberapa cara cara berikut untuk menjaga agar alat vital
Anda dapat terus berfungsi dengan baik.

– Berhenti merokok.
Merokok mempercepat pembentukan endapan-endapan dalam arteri jantung, maka tak
sulit untuk percaya bahwa proses yang sama dapat terjadi pada pembuluh-pembuluh
darah yang memasok darah ke penis. Sekarang merokok telah dipandang sebagai
faktor utama dalam masalah ereksi, dan aksi pertamanya dimulai ketika usia Anda
menginjak 40 tahun. Maka, jika Anda merokok, berhentilah sekarang juga!.

– Berlarilah ke tempat olahraga, jangan berjalan
Semakin bugar tubuh Anda, semakin sering Anda mampu berhubungan seksual,
juga semakin baik, kata sebuah studi yang diterbitkan dalam Archives of Sexual
Behavior. Dalam studi itu, yang diselenggarakan di University
of California, San
Diego, 78 pria sehat tetapi tidak aktif mulai berlatih
aerobik tiga hingga lima hari dalam
seminggu, masing-masing selama satu jam.

– Kurangi lemak
Dalam hal makanan, yang penting adalah membatasi asupan lemak. Sekali lagi
logika mengatakan bahwa yang baik untuk arteri pemasok darah ke jantung juga
akan baik untuk arteri pemasuk darah ke penis. Para
dokter percaya bahwa diet untuk menjadi pria perkasa adalah diet rendah
lemak, dengan hanya 20 persen kalori berasal dari lemak. Apabila Anda makan
2500 kalori per hari, berarti batas asupan lemak Anda adalah sekitar 50 gram.

– Rampingkan pinggang Anda
Kelebihan timbangan dapat menyebabkan panjang penis Anda berkurang.
Penelitian tidak resmi terhadap sejumlah pria kegemukan menunjukkan bahwa
sampai batas tertentu, seorang pria yang kegemukan akan mendapatkan kembali dua
setengah cm penisnya untuk setiap 17 kilogram berat badan yang disingkirkannya.
Ini insentif yang tidak buruk bagi seseorang yang betel-betel kegemukan.

– Berhati-hatilah
Cedera penis sering menjadi penyebab impotensi, ungkap Irwin Goldstein,
M.D., dosen urologi di Boston
University School of Medicine. “Cedera pada penis bisa menyebabkan
pecahnya dinding berserat yang berfungsi menahan tekanan ketika ereksi terjadi.

Posisi yang paling memungkinkan peristiwa ini terjadi adalah ketika wanita
berada di atas, karena sewaktu-waktu penis dapat terlepas dari vagina, dan bila
kurang hatihati si wanita dapat menekuk penis ke arah yang salah. Selain
tertekuk ke arah yang salah selama olah seksual, kecelakaan sepeda dan hantaman
pada selangkangan juga dapat merusak penis.




Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

et cetera
%d blogger menyukai ini: