Ozoneaudio’s Weblog











{Februari 20, 2008}   Jangan Gendut dong …. Say

Mrs Bom-BomDulu, saat baru mulai berpacaran, perutnya yang lansing dan dadanya yang montok merupakan salah satu daya tarik yang membuat Anda jatuh hati. Sayangnya, ketika statusnya sudah meningkat jadi suami, perut singset itu tinggal kenangan. Itulah yang dikeluhkan Angga (35). Menikah 4 tahun, berat badan Effy istri saya, melonjak 10 kg. Tak hanya penghasilannya yang subur, badan Effy pun ikutan melar. Perutnya tak kalah buncit dibanding perut saya saat hamil ujar Angga.sebal.

Pengalaman Angga mungkin juga Anda alami. Badan istri yang dulu semontok Luna Maya dalam sebuah iklan sabun mandi, kini hilang tak berbekas. Kalau hanya keindahan perutnya yang jadi korban, mungkin Anda tak terlalu cemas. Tapi, kalau kesehatan dia dan kehidupan percintaan Anda ikut terancam, itu sih, bukan masalah sepele lagi!

Akibat Sikap Masa Bodoh Wanita ?
Secara umum, tubuh wanita biasanya mengalami perubahan signifikan setelah kehidupannya mapan atau setelah menikah. Yang semula langsing dan menggairahkan dan semampai jadi kayak Truk Kontainer, dan yang montok jadi makin semok alias tambun.

Kemapanan memang salah satu faktor yang membuat orang lebih menikmati hidup. Misalnya, ia bisa lebih sering memanjakan seleranya untuk makan enak, atau tak perlu lagi ngos-ngosan mengejar angkutan umum (karena sudah bisa membeli mobil sendiri).

Hipertensi Hingga Impotensi
Di Amerika Serikat, obesitas bahkan sudah digolongkan sebagai penyakit epidemi saking banyaknya pria dewasa di sana yang menderita kegemukan. Ibarat bom waktu, penderita obesitas setiap saat rawan terhadap ancaman sederet gangguan kesehatan. Mulai dari fase ringan (seperti mendengkur keras), hingga penyakit serius, seperti diabetes melitus tipe dua, jantung koroner, hipertensi, dan stroke.

Penderitaan tak cukup sampai di situ.
Sebuah perusahaan asuransi jiwa pernah melakukan penelitian terhadap 50.000 responden. Hasilnya, angka kematian wanita dengan berat badan berlebih adalah 79% lebih tinggi ketimbang pria dengan berat badan normal. Sedangkan angka kematian pria dengan berat badan berlebih adalah 61% lebih tinggi daripada wanita dengan berat badan normal.

Jadi, kalau memang berat badan pasangan Anda tak lagi ideal, sebaiknya rajin-rajinlah mengingatkan. Tentunya Anda tak ingin orang yang Anda kasihi bersahabat dengan berbagai penyakit, bukan? So , jangan makan makanan berlemak mending kasih aja ama temen.



Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

et cetera
%d blogger menyukai ini: